Kamis, 23 September 2010

DATA MENTRI AGAMA : PEMBANGUNAN MASJID KALAH DENGAN PEMBANGUNAN GEREJA

Data Menag: Pembangunan Masjid Malah Kalah dengan Gereja!

Catatan Menteri Agama (Menag) menunjukkan,  Masjid bertambah 64% dan Gereja malah tambah 152%
Menteri Agama Suryadharma Ali membantah Peraturan Bersama Dua Menteri (PBM) mengenai rumah ibadah diskriminatif. Suryadharma melansir data pertambahan masjid yang lebih rendah persentasenya dibanding gereja.
"Data pembangunan rumah ibadah dari tahun 1977 sampai dengan 2004, pembangunan yang paling rendah itu masjid," kata Suryadharma. "Dari 392.044 menjadi 643.834 buah. Kenaikannya hanya 64,22 persen," katanya di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 21 September 2010.

AHMADINEJAD : MASA DEPAN MILIK IRAN

Ahmadinejad: Masa Depan Milik Iran

Presiden Iran menantang AS untuk mengakui bahwa Iran punya kekuatan

Dalam kunjungannya ke Amerika Serikat menghadiri pertemuan tahunan Majelis Umum PBB pekan ini, Associated Press mewawancarai Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad. Pemimpin Iran itu mengatakan bahwa masa depan adalah milik Iran.

Ahmadinejad menantang Amerika Serikat untuk mengakui negaranya memiliki peran besar di tingkat dunia. "Masa depan milik Iran," ujarnya dalam wawancara hari Ahad (19/9) dengan AP selama satu jam.

OBAMA TAKUT SERANG IRAN...???

Obama Takut Serang Iran?

Obama menyebut Israel secara langsung, tapi tidak menyebut nama AS terkait serangan atas Iran

Presiden Amerika Serikat Barrack Obama hari Senin (20/9/2010) menyatakan bahwa kepemilikan Iran atas senjata nuklir akan menjadi masalah besar, tapi menurutnya aksi militer oleh Israel atau AS bukanlah sebuah "cara yang ideal" untuk menyelesaikannya. Demikian lansir Reuters.

Dewan Keamanan PBB bersama AS dan Uni Eropa telah menjatuhkan sanksi yang lebih berat kepada Iran atas program pengayaan uranium yang dilakukannya.

OBAMA DITUDING PEMUKA AGAMA ISRAEL SEBAGAI PEMBAWA SIAL BAGI ISRAEL

Rabi Zionis Tuding Obama Tanda Sial Bagi Israel

Sebuah lembaga rabi Zionis di Baitul Maqdis menyatakan, Obama disebutkan tiga kali dalam kitab Taurat 

Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama yang dinilai sebagai pendukung utama Zionis Israel, menggelar berbagai perundingan damai dalam upaya memberikan legitimasi pada eksistensi Israel. Namun Obama justru dituding sebagai faktor kehancuran Zionis.

Haar Atsion, sebuah lembaga rabi Zionis di Baitul Maqdis menyatakan, "Nama Obama disebutkan tiga kali dalam kitab Taurat, dan ia merupakan salah satu di antara tanda-tanda semakin dekatnya hari kiamat, karena pada masanya akan terjadi perang besar melawan Israel yang akan menghancurkan Zionis."

CATATAN (untuk apa gereja didirikan..??)

Untuk Apa Gereja Didirikan?

“Indonesia merupakan ladang yang sedang menguning, yang besar tuaiannya,” demikian tujuan misi Kristen. Baca CAP Adian ke-295!

Oleh: Dr. Adian Husaini*
KASUS penyegelan rumah milik jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Ciketing Bekasi, Jawa Barat, akhirnya berbuntut panjang. Jemaat HKBP tidak terima dengan keputusan pemerintah dan melakukan berbagai aksi demonstratif, yang akhirnya berujung pada insiden bentrokan jemaat HKBP dengan warga Muslim Bekasi. Sebagian kalangan kemudian mengangkat dan membesar-besarkan kasus ini sampai ke dunia internasional, sehingga memberikan citra negatif terhadap Indonesia.

Citra buruk yang tampaknya ingin dibentuk adalah bahwa seolah-olah negeri Muslim terbesar di dunia ini merupakan satu bangsa yang tidak beradab yang tidak menghargai kebebasan beragama; seolah-olah, kaum Kristen di Indonesia merupakan kaum yang tertindas. Sejumlah aktivis Kristen di Indonesia tergolong rajin memanfaatkan momentum kasus-kasus konflik soal pendirian gereja, menjadi komoditi yang berharga untuk membentuk citra buruk bangsa Indonesia, khususnya kaum Muslim.

Ujung-ujungnya, muncul tekanan dari berbagai Negara atau kelompok di luar negeri, agar Indonesia memberikan ruang kebebasan beragama yang lebih besar kepada golongan minoritas Kristen.  Pada 12 Februari 2010 lalu, Forum Komunikasi Kristiani Jakarta (FKKJ) mengeluarkan data, yang menurut mereka, dalam tahun 2007 ada 100 buah gereja yang diganggu atau dipaksa untuk ditutup. Tahun 2008,  ada 40 buah gereja yang mendapat gangguan. Tahun 2009 sampai Januari 2010, ada 19 buah gereja yang diganggu atau dibakar di Bekasi, Depok,  Parung, Purwakarta, Cianjur, Tangerang, Jakarta, Temanggung, dan  Sibuhuan Kabupaten Padang Lawas (Sumatera Utara).