Kamis, 07 April 2011

Dilarang berjilbab Imane Mahssan ajukan banding

Imane Mahssan, remaja muslimah berusia 15 tahun, menyatakan banding atas keputusan hakim yang menyatakan bahwa sekolah Katolik Don Bosco berhak melarang Mahssan mengenakan jilbab.

Hari Senin (4/4), pengadilan menyatakan bahwa sekolah yang berlokasi di Volendam, sebelah utara Amsterdam itu, boleh menolak siswinya yang mengenakan jilbab.

Selasa, 05 April 2011

Hijrah Kieran Forde, Ketertarikan akan Hijrah itu Sendiri

Hijrah Membawa Kieran Forde pada Islam
RIYADH - Perekonomian Irlandia pada tahun 1986 adalah dalam keadaan miskin. Hampir satu dari lima dari angkatan kerja menganggur, utang nasional tiga kali lipat pada periode yang sama dan utang / rasio GNP meningkat dari 88 persen menjadi 148 persen dan output nasional pada tahun 1986 tidak lebih tinggi dari enam tahun sebelumnya. Yang terburuk, 24 ribu pekerja menjadi pengangguran.

Kieran Forde, lahir dalam keluarga Katolik yang taat di sebuah desa di Irlandia, merasakan kesuraman itu. Lulus kuliah fakultas pertanian, ia menjadi pengangguran.

Ahmadinejad serukan agar Arab Saudi tarik Pasukan dari Bahrain



Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad menyerukan kepada Arab Saudi agar menarik pasukannya dari Bahrain. Ia menuduh negara-negara teluk yang tergabung dalam Gulf Cooperation Council (GCC) tunduk pada tekanan Amerika Serikat.

Sebelumnya GCC menuduh Iran telah mengambil sikap permusuhan dan melakukan tindakan intervensi provokatif dalam urusan Bahrain.

Ahmadinejad mengatakan pada konferensi pers di Teheran kemarin, "Tarik mereka (tentara) keluar! Rakyat (Bahrain) memiliki tuntutan yang harus didengar."

Hamas : Israel akan menanggung akibat kematian Pejuang Al Qassam

Gerakan Perlawanan Islam Palestina Hamas memperingatkan Israel dari konsekuensi akibat serangan udara mereka ke selatan Jalur Gaza yang menewaskan sedikitnya tiga warga Palestina.

Dalam sebuah pernyataan, Hamas mengidentifikasi korban tewas sebagai anggota Brigade Izzuddin Al-Qassam sayap militer Hamas.

Brigade Al-Qassam menggambarkan serangan udara itu sebagai "eskalasi yang serius" dan memperingatkan bahwa Israel "akan menanggung semua konsekuensi", lapor AFP, Sabtu ini (2/4).

Freedom Flotilla II : Kami minta perlindungan

Kampanye Eropa untuk mengakhiri pengepungan di Gaza, penyelenggara armada Kebebasan (Freedom Flotilla) kedua, telah menyerukan adanya intervensi dunia setelah para pejabat Israel mengancam secara publik bahwa militer mereka akan menyerang konvoi Armada Kebebasan kedua jika tetap melanjutkan untuk memecahkan blokade Israel terhadap Jalur Gaza.

Sebelumnya angkatan laut Israel menyerang kapal armada kebebasan pertama Gaza pada akhir Mei lalu, menewaskan sembilan aktivis dan menyebabkan puluhan lainnya cedera.
"Apa yang diterbitkan dalam surat kabar Israel pada hari Senin yang menyatakan bahwa militer Israel siap untuk menyerang Armada Kebebasan 2 dan menguasai semua kapal yang menuju Gaza dengan menggunakan kapal perang mempertegas pengakuan sebelumnya kepada publik bahwa Israel berencana untuk menggunakan agresi militer yang dapat menanggung konsekuensi serius," kata anggota kampanye Eropa Mazen Kaheel dalam siaran pers terbaru.