Senin, 28 Februari 2011

Pengadilan Jerman : Pekerja Muslim bisa menolak mengurusi Alkohol

Pengadilan Jerman: Pegawai Muslim Bisa Menolak Urusi Alkohol

 Seorang pegawai supermarket Muslim di Jerman dipecat ketika menolak mengisi ulang stok botol minuman keras di rak dengan alasan keyakinannya melarang. Kini pengadilan buruh tertinggi negara itu memutuskan keberatan si pria dapat dibenarkan.

Ini bukan pertama kali seorang pekerja Muslim di Jerman pergi ke pengadilan demi menuntut hak menjalankan ajaran agama mereka di tempat kerja. Sejumlah  kasus-kasus yang disorot pada beberapa tahun terakhir melibatkan para wanita Muslim yang menginginkan memakai kerudung di tempat kerja.

Erdogan : "Islamphobia just like rasism, and it also Humanity crime"

PM Turki Peringatkan Jerman Soal Islamophobia
Perdana Menteri Turki Tayyip Erdogan

Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan mengingatkan terkait meningkatknya islamophobia di Jerman, laporan media setempat Senin (28/2). Pernyataan tersebut disampaikan dia terkait sekitar 10 ribu warga Turki yang berada di wilayah barat kota Jerman, Duesseldorf itu.

Ia mengatakan, "seperti rasisme, Islamophobia adalah kejahatan terhadap kemanusiaan." Ada sekitar 4 juta Muslim yang tinggal di Jerman, 2,5 juta diantaranya merupakan warga keturunan Turki.

Pemimpin Muslim Jerman telah mengingatkan berulang-ulang kali akan kian kencangnya Islamophobia di negaranya. Meskipun pemerintah Jerman telah menegaskan bahwa Islamophobia telah menjadi sebuah masalah tersendiri, hal itu belum serius untuk ditangani.

Sad Monday for NATO, 3 of their Troops die

Tiga pasukan asing pimpinan Amerika telah kehilangan nyawa mereka dalam tiga serangan terpisah di Afghanistan yang dilanda perang, kata Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) NATO.

ISAF mengatakan dalam pernyataan pada hari Senin ini (28/2) bahwa dua tentara asing tewas dalam dua ledakan bom terpisah di bagian selatan dan timur negara yang dilanda perang, seorang koresponden Press TV melaporkan.


Prajurit ketiga kehilangan nyawanya selama serangan yang dilakukan oleh pejuang Taliban di Afghanistan timur, laporan tersebut menambahkan. NATO belum merilis kebangsaan tentara atau lokasi yang tepat dari insiden tersebut. Korban terbaru ini menambah jumlah tentara pimpinan Amerika tewas dalam perang yang menghancurkan Afghanistan sejak awal tahun 2011 menjadi 67 orang.

Libya memanas, Turki tarik seluruh warganya

Turki kalang kabut setelah mendengar Libya memanas dan bahkan melakukan Penembakan dengan Brutal terhadap pengunjuk rasa.

Menteri luar negeri Turki mengatakan negaranya akan mengevakuasi semua warga negara Turki yang ingin meninggalkan Libya - secara total berjumlah sekitar 18.000 orang.

Menteri luar negeri Turki Ahmet Davutoglu menyatakan hal itu Senin ini (28/2), mengisyaratkan bahwa tindakan ini merupakan operasi evakuasi terbesar yang pernah Turki lakukan.

Dua kapal fregat Turki membawa pulang lebih dari 1.700 orang ke pelabuhan Mediterania Turki Marmaris Minggu malam dan pesawat angkut militer C-130 menerbangkan 132 warga Turki lainnya Senin dini hari tadi.
Selain berusaha mengevakuasi 18.000 warga Turki dari Libya, Turki juga mengevakuasi 600 warga negara asing.

Warga Turki ada 30.000 orang di Libya, sebagian besar bekerja di proyek konstruksi, sebelum masalah di negara itu dimulai.
Davutoglu mengatakan Turki sedang mempersiapkan untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Libya.

(Sumber : Eramuslim)

Alihkan perhatian dunia, Israel berbohong soal roket



Lebih jauh kementerian juga menuding Israel sengaja menyampaikan berita bohong tersebut untuk mengalihkan perhatian dunia atas kegiatan pembangunan pemukiman Yahudi yang sedang berlangsung di Al-Quds (Yerusalem) dalam upaya meyahudikan kota itu.

Israel mengambil keuntungan di mana sekarang dunia sedang memusatkan perhatian pada revolusi di negara-negara Arab, dan sedang bersiap-siap melacarkan agresi mliiter ke Gaza, demikian tulis pernyataan itu.