Sabtu, 26 Februari 2011

Membubarkan Masa, Seorang bayi tewas akibat Gas airmata Israel

Pasukan Israel telah menyerang sebuah aksi protes damai warga Palestina di lingkungan (Yerusalem) Timur al-Quds, membunuh seorang bayi yang masih berusia tiga bulan.
Bayi perempuan berusia tiga bulan itu meninggal setelah menghirup gas air mata yang ditembakkan oleh polisi Israel di lingkungan Silwan. Polisi Israel juga menembakkan peluru karet dalam bentrokan dengan pengunjuk rasa warga Palestina.

Warga Palestina mengadakan aksi unjuk rasa mingguan di Silwan menentang kebijakan keras Tel Aviv terhadap warga Palestina setelah Shalat Jumat kemarin (25/2).


Di tempat lain di wilayah yang diduduki, pasukan Israel juga menembakkan gas air mata dan peluru karet kepada aktivis Palestina dan internasional di kota Tepi Barat al-Khalil (Hebron), melukai sedikitnya sembilan orang. Beberapa pengunjuk rasa Palestina juga ditangkap. Para pengunjuk rasa menandai peringatan ke 17 pembantaian 29 warga Palestina oleh ekstrimis Yahudi di kota itu ketika mereka diserang oleh pasukan Israel.
Para pengunjuk rasa juga menyerukan pembukaan kembali salah satu jalan utama kota, yang ditutup Israel ke Palestina setelah pembantaian tahun 1994 di wilayah tersebut.

Para demonstran juga menyuarakan dukungan untuk revolusi Mesir dan Tunisia dan mengutuk kebijakan Washington terhadap perluasan permukiman Israel di tanah Palestina yang diduduki.

(Sumber : Eramuslim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar